
Tidak ada kebahagiaan yang abadi begitupula tidak ada kesedihaan yang abadi di dunia ini..
Apa itu bahagia? Bahagia adalah kondisi hati seseorang yang senang,berbunga-bunga tanpa adaya perasaan terhimpit, terbebani, dsb.
Bahagia tidak ada hubunganya dengan uang, harta, kedudukan, dsb.
Bahagia berhubungan dengan hati dan bagaimana kita menyikapi hidup ini.
Apakah orang miskin tidak pernah merasakan kebahagiaan, atau apakah orang kaya tidak pernah merasakan kesedihan?
Kebahagiaan dan kesedihan itu adalah bagian dari kehidupan, siapapun yang pernah hidup pasti pernah merasakan kedua-duanya, kedua-duanya bisa menjadi anugrah atau bahkan bencana, tergantung bagaimana kita menyikapi keadaan tersebut.
terkadang banyak orang yang mampu bertahan dalam kesedihan dan ketiadaan, hidupnya pasrah dan berserah diri pada sang khalik, tetapi saat sang khalik mengujinya dengan kebahagiaan, kedudukan, jabatan, harta dsb. Mereka lupa diri, menjadi angkuh dan banyak berbuat maksiat dengan kekuasaan dan uang yang dimilikinya.
Sebaliknya terkadang penderitaan dan kesedihan merubah orang menjadi lebih mulia dan bijaksana, contohnya bagaaimana kesedihan dan ketiadaan mejadikan rabi’ah al adawiah menjadi sufi wanita yang luar biasa. Bagaimana Nabi Ayub bersabar dengan deritanya, baginda kita Nabi Muhammad Saw menghadapi berbagai cobaan dan musibah padahal beliau adalah manusia pilihan Allah swt.
Bagi orang yang bertakwa kesedihan dan kebahagiaan adalah laksana debu yang menempel di telapak kaki mereka, keduanya datang dan pergi dan tidak merubah sedikitpun keteguhan iman mereka.
Seperti apa yang ditulis oleh gde prama
“ kebahagiaan memang menawan tetapi tidak mengajarkan apa-apa, derita memang penuh air mata tetapi teramat banyak manusia yang dibuat sempurna olehnya”.
Semoga dalam keadaan apapun kita dapat menjalani hidup ini dengan sempurna.

0 comments: on "Derita dan Bahagia"
Post a Comment